Pembahasan peer to peer
1.1 Alat dan Bahan
Perangkat keras atau hardware selalu dibutuhkan pada setiap hal yang berkaitan dengan komputer. Dalam hal ini, komputer juga disebut perangkat keras. Dalam membangun sebuah jaringan, dibutuhkan perangkat keras khusus yang berhubungan dengan kebutuhan jaringan yang akan dibangun. Adapun perangkat-perangkat keras tersebut yang dibutuhkan:
Kartu LAN atau NIC (Network Interface Card)
Kartu LAN atau NIC (Network Interface Card) merupakan perangkat keras yang sangat dibutuhkan untuk menghubungkan antara komputer satu dengan komputer lain. Dalam pemakaiannya, kartu LAN akan selalu dipasang pada motherboard. Kartu LAN memiliki bentuk slot PCI ataupun ISA dan ada juga yang telah menyatu pada motherboard. Kartu LAN yang menyatu pada motherboard sering disebut kartu LAN on board. Kartu LAN dibagi menjadi tiga berdasarkan kecepatan akses yang dimiliki, diantaranya kecepatan 10 Mbps, 100 Mbps dan 10/100 Mbps. Kartu LAN biasanya memiliki slot RJ-45-Female dan slot BNC-Female.
Kabel UTP
Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) merupakan media transmisi yang digunakan untuk menghubungkan antara komputer satu dengan komputer lain dengan menggunakan port RJ-45 Kabel UTP dapat digunakan untuk membangun jaringan LAN. kabel UTP memiliki empat pasang (8 buah) kabel baja yang dipilin oleh jaket dengan bahan karet. Kabel UTP dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan kecepatan yang dimiliki. Jenis pertama adalah kabel UTP biasa yang memiliki kecepatan 10 Mbps dan jenis kedua adalah kable UTP kategori 5 yang memiliki kecepatan 100 Mbps. Adapun cara memasang kabel UTP pada RJ-45 akan dijelaskan pada bagian 2.2.

![]()
![]()
Konektor RJ-45
Konektor RJ-45 adalah konektor yang dipasang pada kabel UTP. Cara pemakaiannya ialah dengan memasukkannya pada lubang port RJ-45 yang ada pada kartu LAN. Secara fisik, bagian ujung dari konektor ini memiliki 8 buah pin berbentuk kawat baja. Kawat ini digunakan untuk mengunci serat kable UTP yang dimasukkan pada konektor.

1.2 Langkah Kerja
Pastikan kartu LAN sudah terinstall. Bila kartu LAN belum terinstall, ikuti langkah-langkah berikut ini:
1. Siapkan driver yang sudah tersedia
2. Masukkan driver ke dalam PC yang sudah terpasang kartu LAN
3. Lakukan penginstalan sesuai prosedur
Jika RJ-45-Female telah terpasang pada motherboard yang biasa dinamakan on board, driver RJ-45 tersebut berada pada driver motherboard. Jadi dapat melakukan penginstalan dengan menggunakan driver motherboard tersebut.
Teknik Pemasangan Kabel RJ-45
Untuk pemasangan kabel UTP pada port RJ-45, tidak boleh menggunakan urutan warna sembarangan. Untuk penggunaan tertentu, ada yang menggunakan urutan warna yang berbeda karena sudah menjadi aturan. Apabila aturan itu diabaikan, maka koneksi akan gagal atau kurang maksimal.
Cara pemasangan jaringan dibagi menjadi dua, terutama untuk jaringan dengan media transmisi kabel UTP, yaitu model straight (sejajar) dan cross over (silang).
1. Model Straight
Model sejajar atau straight merupakan model pemasangan kabel yang sangat sederhana dan mudah untuk dilakukan. Model pemasangan kabel ini akan berguna apabila menggunakan terminal berupa switch atau hub. Bila akan memasang jaringan dengan kapasitas komputer lebih dari dua unit dan kabel yang akan dipakai adalah jenis UTP, maka harus menggunakan terminal berupa hub maupun switch dan memasang kabel UTP pada port RJ-45 secara sejajar. Berikut adalah susunan warna yang sama baik di ujung yang satu dengan yang lainnya.

2. Model Cross Over
Pemasangan kabel dengan cara silang atau cross over digunakan untuk menghubungkan 2 komputer dengan media transmisi kabel UTP dan port RJ45. Pada pemasangan silang, urutan kabel yang disilang hanya pada nomor 1, 2, 3, dan 6. Penyilangan tersebut disebabkan karena total kabel yang digunakan dalam RJ-45 hanya 6 pin kabel. Bila akan hendak memasang dua unit komputer dalam satu jaringan dengan terminal tidak berupa hub atau switch, maka harus memasang kabel dengan sistem silang. Berikut adalah susunan warna yang berbeda pada ujung yang satu dengan yang lain.

Setelah terpasangnya kabel UTP pada konektor RJ-45, masukkan RJ-45-Male pada slot RJ-45-Female yang telah terpasang pada PC. PC akan memberikan tanda jika kabel telah terkoneksi secara baik dengan PC lain.
Menghubungkan Komputer Pada Jaringan
Berikut urutan langkah untuk menghubungkan komputer dalam jaringan:
1. Masuk Jendela Network
Untuk masuk ke dalam halaman Network, sebelumnya harus masuk ke halaman Control Panel terlebih dahulu. Pada halaman tersebut terdapat berbagai bagian pengelolaan sistem. Berikut langkah-langkah untuk masuk ke jendela network:
1. Masuklah pada desktop, klik Start
2. Pilih menu Settings
3. Klik menu Control Panel, maka akan dihadapkan halaman utama pada Control Panel
4. Setelah itu, klik pada icon Network and Internet Connection dan klik kembali pada icon Network Connection
5. Klik kanan pada Local Area Connection, lalu pilih Properties
2. Memasang Internet Protocol (IP) Address
Setiap komputer harus diberikan alamat pengenal terhadap protokol yang ada agar dapat berhubungan dengan komputer lain dalam jaringan. Perhatikan beberapa langkah berikut:
1. Setelah masuk ke dalam halaman Local Area Connection Properties, pilih menu Internet Protokol (TCP/IP) yang ada pada kolom daftar koneksi.
2. Masuklah ke dalam halaman TCP/IP Properties dengan mengklik tombol Properties
3. Selanjutnya, setting-lah nomor IP dan subnet mask-nya
4. Apabila telah selesai, klik tombol OK
5. Restart komputer untuk mendapatkan hasilnya
3. Mengetes Konfigurasi Jaringan
Setelah komputer mengalami restart, dan IP serta IP address telah terpasang dengan benar, bisa dipastikan komputer telah terhubung dengan komputer lain dalam jaringan. Pemberian nomor IP harus dibedakan antara komputer yang satu dengan yang lain dalam satu jaringan. Jika tidak komputer tidak akan dapat saling berhubungan. Berikut adalah langkah-langkah untuk mengetes konfigurasi jaringan:
1. Klik Start, kemudian pilih Run
2. Tuliskan “ping
3. Klik OK apabila telah selesai
4. Apabila pemasangan alamat IP benar, komputer akan memberikan pesan “Replay from...”. Sebaliknya bila gagal akan memberikan pesan “Request timed out.”
4. Mengetes Hubungan Jaringan Lain
Setelah pengetesan konfigurasi jaringan pada komputer lokal dilakukan dengan hasil yang menyatakan berhasil, selanjutnya adalah melakukan pengetesan IP komputer lain. Ketiklah pada jendela Run “ping
5. Memasang Workgroup
Workgroup adalah nama kelompok di dalam sebuah jaringan. Pengelompokkan tersebut akan mempermudah dalam pengorganisasian jaringan komputer dalam jaringan. Untuk membuatnya ikuti langkah-langkah berikut:
1. Klik kanan pada desktop My Computer, kemudian pilih Properties, maka akan masuk pada jendela System Properties
2. Pad jendela tersebut, aktifkan tab Computer Name
3. Untuk melakukan penggantian nama workgroup dan nama komputer, klik tombol Change, setelah dirubah kemudian klik OK
1.4 Kegunaan Jaringan Peer to Peer
Jaringan peer to peer dapat dimanfaatkan sebagai media transfer data atau pertukaran data antarkomputer yang terhubung. Hal ini biasa disebut sharing. Sharing merupakan sebuah kemampuan sistem untuk dapat berbagi data antarkomputer dalam jaringan. Ini menggunakan fasilitas Printer and Sharing. Caranya adalah sebagai berikut:
1. Bukalah program Windows Explorer
2. Klik salah satu folder yang diinginkan untuk diberikan pada komputer jaringan. Kemudian klik kanan, selanjutnya pilih menu Sharing and Security
3. Perhatikan pada kolom Network and Sharing Security. Aktifkan check box yang bertuliskan Share this folder on the network
4. Bila orang lain diperbolehkan untuk merubah, membaca, bahkan menghapus folder tersebut, dapat mengaktifkan check box yang bertuliskan Allow network users to change my files
5. Klik tombol Apply untuk menerapkannya pada sistem dan klik tombol OK apabila telah selesai
Tidak ada komentar:
Posting Komentar